
Pemerintah Dubai Uni Emirat Arab mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan 3 miliar dolar AS pembiayaan jangka panjang untuk perluasan bandaranya.
Kesepakatan tersebut, dimana HSBC bertindak sebagai penasihat keuangan, memasukkan pinjaman konvensional tujuh tahun senilai 1,63 miliar dolar AS, dan fasilitas ijarah tujuh tahun senilai tujuh juta dolar AS dalam denominasi dirham.
Ijara sendiri adalah struktur berbasis sewa biasa yang digunakan dalam keuangan Islam. Demikian kabar yang dimuat
Reuters akhir pekan ini.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: