Karena itulah, perdagangan antara kedua negara masih harus didorong untuk meningkatkan kerjasama.
Begitu kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam konferensi pers yang digelar bersama dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istanbul awal pekan ini.
"Saya pikir itu akan bermanfaat untuk meningkatkan ke 10 miliar dolar AS," kata Erdogan.
Erdogan juga mengatakan bahwa dirinya yakin India akan mengambil langkah-langkah untuk mengusir jaringan domestik dari ulama Muslim Fethullah Gulen yang dituding Erdogan sebagai dalang di balik upaya kudeta gagal pertengahan tahun lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: