Operasi dilakukan bersama dengan polisi Belgia dan Maroko.
Setidaknya tiga dari mereka yang ditangkap dicurigai memiliki hubungan dengan pemboman bunuh diri Belgia pada bulan Maret tahun lalu, yang menewaskan 31 orang di bandara Brussels dan di sebuah kereta metro.
Pengadilan Tinggi Spanyol dalam sebuah pernyataan yang dirilis (Selasa, 25/4) mengatakan bahwa Sembilan orang yang ditangkap itu adalah warga Maroko yang berusia antara 30 hingga 40 tahun.
Sebagian besar dari mereka sudah memiliki catatan kriminal terkait kejahatan terorganisir seperti perdagangan narkoba sebelumnya.
Sebagian besar telah tinggal lebih dari 20 tahun di wilayah timur laut Catalonia, meskipun mereka sering kembali ke Maroko untuk kunjungan.
Sementara itu, hasil penggerebekan properti menghasilkan penyitaan dokumen, komputer dan drive memori yang sekarang akan dianalisis oleh pihak berwenang. Bukan hanya itu, polisi juga mengamankan setidaknya tiga senjata dan obat-obatan termasuk ganja.
Penggerebekan tersebut menyusul penyelidikan delapan bulan terhadap sekelompok tersangka militan yang memiliki hubungan dengan kejahatan terorganisir di wilayah Barcelona.
[mel]
BERITA TERKAIT: