Tolak Kesepakatan Damai, Sebagian Anggota FARC Serang Tentara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 10 April 2017, 15:31 WIB
Tolak Kesepakatan Damai, Sebagian Anggota FARC Serang Tentara
Tentara FARC/BBC
rmol news logo Sejumlah anggota dari kelompok pemberontak FARC di Kolombia menentang kesepakatan damai bersejarah yang dibuat dengan pemerintah tahun lalu.

Bentuk penentangan itu ditunjukkan dari aksi dan serangan yang dilakukan di wilayah tenggara Kolombia akhir pekan kemarin.

Serangan itu menargetkan sebuah kendaraan militer Kolombia dengan menempatkan bom rakitan.

Serangan tersebut menyebabkan seorang tentara tewas dan empat tentara lainnya luka-luka.

Presiden Kolombia Juan Manuel Santos mengecam serangan tersebut.

Untuk diketahui bahwa FARC dan pemerintah Kolombia berhasil mencapai perjanjian damai pada November tahun lalu setelah konflik selama beberapa dekade dan perbincangan selama beberapa tahun terakhir.

Kesepakatan damai itu membawa Juan Manuel Santos meraih penghargaan bergengsi. Nobel Prize.

Pasca kesepakatan damai, sebagian besar bekas anggota FARC berada di kamp transisi untuk kemudian, pada tahap selanjutnya, dapat membaur dengan masyarakat.

Namun ada sekelompok anggota FARC yang menentang langkah tersebut dan tetap mempertahankan posisi mereka sebagai oposisi dan pemberontak. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA