Penyelidikan itu akan fokus pada apakah peraturan bangunan telah ditegakkan oleh orang-orang di sekitar lokasi kejadian dan apakah pemerintah lokal sudah melakukan tindakan memadai untuk menghindari bencana alam.
"Ini bukan tentang hukuman itu tentang pencegahan," kata pengawas nasional Edgardo Maya, yang memerintahkan penyelidikan.
"Apa gunanya untuk menghukum orang-orang sekarang, setelah (begitu banyak) kematian?" sambungnya.
Bencana tanah longsor di Mocoa diketahui menyebabkan setidaknya 290 orang tewas dan 300 lainnya masih dinyatakan hilang.
Bukan hanya itu, tanah longsor juga memaksa sekitar 2.700 warga tinggal di tempat penampungan.
Beberapa daerah tetap tanpa air dan listrik, dan bala bantuan polisi telah dikirim untuk mencegah para penjarah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: