Warga Indonesia Di Inggris Antusias Sambut Nusasvara Project 2017

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 02 April 2017, 19:06 WIB
Warga Indonesia Di Inggris Antusias Sambut Nusasvara Project 2017
Nusasvara Project 2017/Net
rmol news logo Rangkaian pertama acara Nusasvara Project 2017 sukses digelar di University of Birmingham, Birmingham, Inggris, Sabtu (1/4) waktu setempat.

Rangkaian Nusasvara Project ini diawali dengan Academic Talk yang mengusung tema kerjasama antara Inggris dan Indonesia dalam perspektif ekonomi, politik, pendidikan, dan budaya pasca Brexit.

Tiga pembicara dihadirkan dalam sesi ini, mereka adalah Prof. Dr. Endang Aminudin Aziz dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Nunung Nurul Hidayah selaku dosen Islamic Finance and Accounting dari Aston Business School, dan Endy Dwi Tjahjono selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia di London.

"Terlepas dari banyaknya ketidakpastian di masa mendatang, para pembicara berharap dengan adanya keputusan Brexit akan mempererat kerjasama strategis antar kedua negara," ujar Tim Media dan Publikasi Nusasvara Marthella Rivera Roidatua Sirait kepada redaksi sesaat lalu, Minggu (2/4).

Dijelaskan Thella, meski topik ini terbilang cukup berat, namun academic talk yang dimoderatori mahasiswi program doktoral dari Lancashire Business School, Herlina Yoka Roida tersebut sukses menarik perhatian mahasiswa dari kota lain seperti Leicester, Nottingham, Cranfield, dan Liverpool.

Usai acara, para pembicara dan peserta academic talk segera menuju ke lapangan hijau di Birmingham, tempat diadakannya Indonesia Showcase.

Acara kedua tersebut resmi dibuka melalui pemukulan gong yang ditabuh Prof. Dr. Endang Aminudin Aziz sebagai ciri khas acara Indonesia. Pertunjukan musik angklung dan live band menyambut kemudian mengisi acara tersebut.  
"Menariknya, Indonesia Showcase dirancang tidak hanya untuk kaum pemuda dan dewasa namun juga untuk anak-anak. Hal ini karena adanya Kids Corner tempat diselenggarakannya lomba mewarnai serta fasilitas melukis wajah untuk anak-anak," sambung Thella.

Tidak hanya itu, booth khusus untuk menjual souvenir khas Indonesia serta batik karya anak bangsa yaitu “Kebaya Lence UK” yang baru-baru ini mengikuti Canada Fashion Week, juga ada dalam acara ini. Tak ketinggalan, berbagai permainan seru juga berhasil mengundang gelak-tawa para pengunjung.

Indonesia Showcase menyuguhkan belasan vendor panganan Indonesia mulai dari makanan berat seperti nasi padang, bakso malang, sate ayam, soto mie bogor, nasi campur bali, gudeg, pempek sampai cemilan seperti kue pukis, martabak, es campur, gorengan, klepon, dan es cendol.

"Momen kerap ditunggu-tunggu oleh para pengunjung, sebab mereka memiliki kesempatan untuk mengobati rasa rindu terhadap tanah air melalui jajanan Indonesia yang terbilang langka di negeri Big Ben," ujarnya.

"Meskipun acara sempat diguyur hujan, tetapi antusiasme pengunjung tetap terjaga hingga akhir acara. Respon positif pun mengalir dari para pengunjung yang menikmati rangkaian Nusasvara dari awal hingga akhir," pungkas Thella. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA