Liga Arab: Palestina Harus Jadi Negara Berdaulat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 30 Maret 2017, 16:03 WIB
Liga Arab: Palestina Harus Jadi Negara Berdaulat
KTT Liga Arab/Press TV
rmol news logo Liga Arab menyerukan pembentukan negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem Timur al-Quds sebagai ibukotanya.

Hal itu dituangkan dalam deklarasi akhir yang dikeluarkan pekan ini dalam pertemuan negara-negara Arab di Yordania.

Dalam deklarasi itu, pemimpin Liga Arab menyerukan penarikan mundur Israel dari wilayah pendudukan di Palestina berdasarkan perbatasan yang ditetapkan pada tahun 1967 sebagai satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian.

Deklarasi itu dibuat Liga Arab untuk menekankan kebutuhan untuk dimulainya kembali pembicaraan Israel-Palestina yang saat ini terhenti.

Para pemimpin Arab mengecam semua upaya Israel yang ditujukan untuk mengubah situasi hukum dan sejarah situs Islam dan Kristen suci di Yerusalem Timur al-Quds dan menyerukan negara-negara dunia untuk tidak memindahkan kedutaan mereka ke al-Quds atau mengakui kota sebagai ibukota Israel.

Bagian itu agaknya merujuk pada kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal rencana untuk relokasi kedubes Washington dari Tel Aviv ke Yerusalem al-Quds.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang menghadiri KTT melalui video conference, menyuarakan dukungan bagi apa yang disebut solusi dua-negara sebagai satu-satunya jalan untuk memastikan bahwa Palestina dan Israel bisa hidup dalam damai. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA