Hal itu dituangkan dalam deklarasi akhir yang dikeluarkan pekan ini dalam pertemuan negara-negara Arab di Yordania.
Dalam deklarasi itu, pemimpin Liga Arab menyerukan penarikan mundur Israel dari wilayah pendudukan di Palestina berdasarkan perbatasan yang ditetapkan pada tahun 1967 sebagai satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian.
Deklarasi itu dibuat Liga Arab untuk menekankan kebutuhan untuk dimulainya kembali pembicaraan Israel-Palestina yang saat ini terhenti.
Para pemimpin Arab mengecam semua upaya Israel yang ditujukan untuk mengubah situasi hukum dan sejarah situs Islam dan Kristen suci di Yerusalem Timur al-Quds dan menyerukan negara-negara dunia untuk tidak memindahkan kedutaan mereka ke al-Quds atau mengakui kota sebagai ibukota Israel.
Bagian itu agaknya merujuk pada kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal rencana untuk relokasi kedubes Washington dari Tel Aviv ke Yerusalem al-Quds.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang menghadiri KTT melalui video conference, menyuarakan dukungan bagi apa yang disebut solusi dua-negara sebagai satu-satunya jalan untuk memastikan bahwa Palestina dan Israel bisa hidup dalam damai.
[mel]
BERITA TERKAIT: