Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan izin untuk pembangunan itu pada Jumat pagi (24/3), dua bulan setelah Presiden Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk melanjutkan pembangunan pipa.
"Dalam membuat tekadnya bahwa penerbitan izin ini akan melayani kepentingan nasional," Kata Kemenlu AS dalam sebuah pernyataan.
Pengembang Keystone yang berbasis di Kanada TransCanada Corporation, juga mengumumkan bahwa mereka menerima ijin Departemen Luar Negeri untuk pembangunan pipa Keystone XL menghubungkan pasir minyak Kanada ke penyuling AS.
"Ini merupakan tonggak penting untuk proyek Keystone XL," kata Russ Girling, presiden TransCanada dalam sebuah pernyataan.
"Kami sangat menghargai pemerintah Presiden Trump untuk meninjau dan menyetujui inisiatif penting ini dan kami berharap untuk bekerja dengan mereka karena kami terus berinvestasi dan memperkuat infrastruktur energi di Amerika Utara, sambungnya.
Diketahui bahwa Pipa Keystone XL adalah bagian dari sistem pipa minyak di Kanada dan Amerika Serikat yang ditugaskan pada tahun 2010.
Pipa akan terbentang dari Alberta, Kanada ke kilang di Illinois dan Texas, dan juga untuk peternakan tangki minyak dan pusat distribusi pipa minyak di Oklahoma.
[mel]
BERITA TERKAIT: