Emirates Dan Etihad Belum Dapat Kabar Soal Pembatasan Baru AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 21 Maret 2017, 15:59 WIB
Kecil Besar
rmol news logo Maskapai penerbangan Emirates Airline dan Etihad Airways belum diminta untuk menerapkan pembatasan baru Amerika Serikat.

Pembatasan baru yang dimaksud adalah larangan membawa tablet dan laptop dalam penerbangan dari delapan negara di Timur Tengah dan Afrika yang hendak ke Amerika Serikat.

Diketahui bahwa Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat akan mengumumkan pembatasan penerbangan baru pada penumpang yang bepergian dengan penerbangan menuju Amerika Serikat tertentu harus memeriksa perangkat elektronik yang lebih besar daripada ponsel.

Aturan baru ini dibuat untuk menanggapi ancaman terorisme yang tidak ditentukan hingga berapa lama akan diberlakukan.

Sebuah sumber mengatakan aturan tersebut akan mencakup sekitar delapan sampai 10 maskapai asing.

"Saat ini kami belum menerima pemberitahuan dari perubahan ke kabin dan pembatasan bagasi di penerbangan AS," kata seorang juru bicara Emirates.

Seorang juru bicara Etihad juga mengatakan maskapai Abu Dhabi tidak menerima bimbingan baru.

Emirates adalah maskapai yang terbesar pembawa penumpang dari Timur Tengah yang beroperasi ke AS dengan penerbangan harian ke 12 destinasi. Etihad terbang setiap hari ke enam kota AS. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA