RMOL. Rumah produksi Disney meminta Malaysia untuk membatalkan keputusan untuk memotong "momen gay" dalam film "Beauty and the Beast".
Film yang menampilkan bintang Emma Watson itu diketahui telah menimbulkan kegusaran di seluruh dunia, terutama pada kelompok agama karena dengan penggambaran dari Le Fou, yang digambarkan tertarik dengan Gaston yang sama-sama pria.
Abdul Halim Abdul Hamid, Kepala Badan Sensor Film Malaysia kepada sebelumnya mengatakan akan melakukan sensor pada beberapa momen.
Abdul Hamid mengatakan, pemotongan menyangkut lagu yang menampilkan Le Fou.
"Cara dia menari adalah gay dan dialog dan lirik lagu yang terlalu. Dalam adegan yang sama ia juga mengangkat kemejanya dan menunjukkan gigitan cinta di perutnya," katanya.
Namun pihak Disney meminta agar tidak dilakukan pemotongan gambar dan menunda rilis di Malaysia.
Homoseksualitas adalah ilegal di Malaysia, di mana hukum mengkriminalisasi sodomi dapat mengakibatkan hukuman penjara, hukuman fisik dan denda.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: