Sejumlah peneliti dari The Physiological Society melakukan survei nasional bekerjasama dengan perusahaan jajak pendapat YouGov, dan 2.000 orang dewasa Inggris yang menjadi responden.
Dikabarkan
Russia Today, Peneliti meminta para responden menjelaskan seberapa stres mereka jika dihadapi oleh sejumlah peristiwa, seperti kematian orang yang dicintai, penyakit serius, perceraian, pencurian identitas, masalah keuangan, ancaman terorisme, kehilangan smartphone dan bahkan beberapa peristiwa yang tampaknya akan menjadi yang bahagia, tapi masih dapat menyebabkan banyak stres seperti memulai pekerjaan baru, merencanakan pernikahan, pergi berlibur dan melahirkan anak pertama.
Hasl penelitian tersebut menemukan bahwa ancaman serangan teroris menerima skor tingkat stres 5.84 poin, hanya terpaut beberapa poin dengan tingkat stres ketika kehilangan smartphone yakni 5.79 poin.
Para peneliti meyakini bahwa hasil tersebut mencerminkan gaya hidup pada tahun 2017 ini dengan kehidupan modern menambahkan beberapa tekanan yang tidak akan pernah terbayangkan pada 50 tahun yang lalu.
Tentu, di antara responesn,orang yang lebih muda tampaknya lebih khawatir bila pergi tanpa membawa smartphone mereka.
[mel]
BERITA TERKAIT: