Pembicaraan mengumpulkan perwakila pemerintah dan oposisi Suriah di meja perundingan, dengan Iran, Rusia, dan Turki bertindak sebagai mediator.
Diketahui bahwa Teheran dan Moskow adalah sekutu dengan Damaskus, sementara Turki memediasi atas nama oposisi bersenjata Suriah.
Ini adalah kali ketiga pertemuan semacam ini digelar di Astana, dua pembicaraan sebelumnya digelar pada bulan Januari dan Februari lalu,
Hari pertama kemarin (Selasa, 14/3) dimulai dengan pertemuan antara PBB dan delegasi Rusia yang dilanjutkan dengan konsultasi lebih lanjut antara tim perwakilan.
Hari kedua (15/3) diisi dengan rapat umum, dengan semua peserta yang hadir.
Para militan sebelumnya memboikot putaran pembicaraan karena menilai bahwa mereka harus pastikan terlebih dahulu tentang kepatuhan pemerintah Suriah dan sekutu untuk gencatan senjata.
[mel]
BERITA TERKAIT: