
Setidaknya 30 orang tewas di perbatasan Myanmar dengan China, setelah bentrokan antara pemberontak etnis dan pasukan keamanan.
Artileri dan senjata kecil digunakan di kota Laukkai, wilayah Kokang.
Pertempuran dilaporkan meletus setelah gerilyawan yang mengenakan seragam polisi melancarkan serangan mendadak.
Lima warga sipil, lima polisi dan sedikitnya 20 pejuang pemberontak meninggal.
"Menurut informasi awal, banyak warga sipil tak berdosa termasuk seorang guru sekolah dasar tewas karena serangan oleh kelompok bersenjata MNDAA," begitu pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Aung San Suu Kyi.
Myanmar Nationalities Demokrat Alliance Army (MNDAA) adalah kelompok pemberontak yang memerang pasukan bersenjata Myanmar di wilayah tersebut.
Para pejabat mengatakan serangan itu diluncurkan awal pekan ini di pos polisi dan militer yang ditargetkan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: