Mereka yang berkumpul satu pemikiran untuk menentang rasisme serta sentimen anti-Muslim yang muncul di Belanda.
Mereka berkumpul di masjid pusat Al-Kabir. Masjid yang dijanjikan oleh anggota parlemen anti-Islam Geert Wilders akan ditutup jika partainya menang dalam pemilu parlemen mendatang.
Wilders yang juga merupakan Pendiri dan pemimpin Partai ultra-kanan untuk Kebebasan telah bersumpah dalam satu halaman manifesto partainya bahwa jika partai menang dalam pemilu, ia akan melarang penjualan salinan Quran, menutup masjid dan sekolah-sekolah Islam, menutup perbatasan Belanda, dan melarang pendatang Muslim.
"Kami sebagai masyarakat Muslim tidak menimbulkan bahaya apapun bagi masyarakat," kata Najem Ouladali, salah satu penyelenggara pertemuan itu.
"Di sisi lain, Kami percaya bahwa apa Wilders lakukan sangat berbahaya untuk masyarakat kita," tambah Ouladali.
Dua persen dari populasi Belanda diketahui merupakan keturunan Maroko-Belanda. Negara ini juga rumah bagi sejumlah besar orang-orang Turki. Kedua kelompok itu mayoritas menganut angama Islam.
[mel]
BERITA TERKAIT: