Manuskrip Tertua Yahudi Akan Dikembalikan Ke Meksiko

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 05 Maret 2017, 19:55 WIB
Kecil Besar
rmol news logo Dokumen Yahudi tertua di Dunia Baru akan dikembalikan ke Meksiko bulan ini setelah lebih dari tujuh dekade menghilang.

Hal itu dipastikan oleh konsulat Meksiko di New York.

Dokumen yang dimaksud merupakan sebuah  otobiografi Luis de Carvajalyang dibuat pada tahun 1595.

Dokumen dianggap menjadi artefak penting yang menunjukkan kehidupan Yahudi di benua Amerika, tapi menghilang dari arsip nasional Meksiko lebih dari 75 tahun yang lalu.

Naskah dipinjamkan ke museum Historical Society di New York
oleh pemerintah Meksiko setelah dilaporkan berada di sirkuit lelang pada tahun 2015.

Luis de Carvajal, seorang "converso" Yahudi di Meksiko, diadili selama Inkuisisi dan dieksekusi pada 1596, setelah ia mengecam lebih dari 120 lainnya diam-diam berlatih Yahudi.

Naskah terdiri dari memoar Carvajal, buku mazmur dan perintah-perintah, dan koleksi doa.

Konsulat mengatakan naskah itu akan dikembalikan ke Meksiko Museum of Memory dan Toleransi setelah pameran pada 12 Maret.

Menurut Swann Galeri di New York, di mana naskah itu dijual Juni lalu, Carvajal ini menulis dengan nama samaran dan mengatakan iman Yahudi.

Setelah Carvajal dipenjara, rumah lelang mengatakan, pasangan sel mengambil naskahnya dimana Carvajal menyerah di bawah penyiksaan dan akhirnya tewas. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA