Dorong Produk Lokal, Pedagang Larang Penjualan Coca-Cola Dan Pepsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 01 Maret 2017, 19:00 WIB
Dorong Produk Lokal, Pedagang Larang Penjualan Coca-Cola Dan Pepsi
Protes pedagang/BBC
Kecil Besar
rmol news logo Sejumlah pedagang yang tergabung dalam dua asosiasi pedagang di negara bagian selatan India, Tamil Nadu melarang penjualan minuman ringan Coca-Cola dan Pepsi dan mendukung produk lokal.

Larangan itu diusulkan oleh dua asosiasi pedagang negara dan mulai diberlakukan hari ini (Rabu, 1/3). Dua asosiasi itu adalah Asosiasi Federal Pedagang Tamil Nadu (FTNTA) dan Forum Asosiasi Pedagang Tamil Nadu (TNTAF).

Keduanya mengatakan bahwa perusahaan minuman ringan itu terlalu banyak mengambil air dari sungai dan meninggalkan petani untuk berjuang mengairi lahan mereka yang kekeringan.

"Minuman seperti Pepsi dan Coca-Cola tidak baik untuk kesehatan Anda karena gula yang tinggi dan kandungan kimia. Kami mempromosikan minuman ringan India dan akan mendorong penjualan lebih luas dari jus buah," kata dua asosiasi tersebut dalam pernyataan bersama.

Selain itu, Dua asosiasi tersebut juga mendesak supermarket, restoran dan hotel untuk mengikuti larangan itu dan membantu bisnis lokal serta petani agar semakin makmur.

Pihak Pepsi dan Coca-Cola belum memberikan komentar atas larangan tersebut. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA