
Ratusan migran menyerbu pagar keamanan setinggi enam meter yang memisahkan Maroko dari Ceuta, wilayah Spanyol di Afrika Utara.
Polisi mengatakan kamera keamanan menunjukkan sekitar 600 migran, beberapa di antaranya membawa gunting besar, menjebol salah satu pintu gerbang.
Lebih dari 300 dilaporkan berhasil melintasi penghalang kawat duri.
Untuk diketahui bahwa Ceuta dan Melilla, wilayah Spanyol lain di Afrika Utara, adalah perbatasan darat Uni Eropa dengan Afrika.
Akibatnya, dua wilayah itu adalah titik persimpangan populer bagi para migran yang berharap untuk mencapai kehidupan baru di Eropa.
Palang Merah mengatakan ada sekitar 400 migran di pusatnya di Ceuta.
Garda sipil Spanyol mengatakan bahwa tiga polisi juga dilarikan ke rumah sakit karena terluka.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: