
Politisi harus menurunkan volume perdebatan mereka dan berhenti menghina satu sama lain. Begitu seruan dari pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus (Jumat, 17/2).
Paus menambahkan bahwa para pemimpin harus terbuka untuk berdialog dengan musuh yang dirasakan atau risiko menabur benih perang.
"Menghina telah menjadi normal," katanya dalam sebuah ceramah 45 menit untuk mahasiswa di Roma.
"Kita perlu untuk menurunkan volume sedikit dan kita perlu bicara lebih sedikit dan lebih banyak mendengarkan," tambahnya.
Ia juga memperingatkan terhadap gerakan anti-imigran dan mendesak agar pendatang baru diperlakukan sebagai saudara dan saudari manusia.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: