Tak lama berselang terjadinya gempa, peringatan tsunami untuk negara-negara di sekitarnya dikeluarkan US Geological Survey (USGS).
Sebagaimana diberitakan
AFP (Minggu, 22/1), gempa terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Lokasi gempa berada di 40 kilometer (25 mil) di sebelah barat Panguna, Papua Nugini dengan kedalaman 153 kilometer.
Namun begitu, beberapa menit setelah gempa, peringatan tsunami dicabut oleh Pusat Peringatan Tsunami Pasifik. Hal ini, karena titik pusat gempa berada di kedalaman yang sangat jauh, sehingga dampak tsunami tidak terasa secara signifikan.
Dikarenakan kedalaman titik pusat gempa, tampaknya tidak akan ada aktivitas tsunami yang signifikan,†kata Wakil Direktur Kantor Penelitian Geofisika Papua Nugini, Chris McKee, seperti diberitakan
Reuters, Minggu (22/1).
Sejauh ini, lanjut McKee, belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini, termasuk laporan dari wilayah di sekitar titik pusat gempa.
[ian]
BERITA TERKAIT: