Kedua pria itu bernama Zeng dan Dia. Keduanya berhasil mengantongi 435 juta yuan dari sekitar 400 pelanggan yang ditipunya.
Keduanya membentuk semacam koperasi yang menyerupai bank milik negara.
Bank palsu itu juga dilengkapi dengan teller, pegawai berseragam dan bahkan slip setoran yang sama.
Salah satu dari kedua orang yang ditangkap diketahui sempat bekerja di bank milik negara.
Ia dan rekannya kemudian membangun bank palsu dan melatih karyawan sesuai dengan standar bank.
Salah seorang karyaman bahkan mengatakan bahwa ia diberitahu untuk menghindari pertanyaan dari pelanggan.
"Nasabah akan bertanya tantang koperasi kami, ruang lingkup bisnis kami, modal terdaftar kami. Kami akan samar-samar membalas dengan mengatakan bahwa kami tidak tahu dan bos kami memiliki semua lisensi," kata salah seorang pegawai seperti dimuat
BBC.
"Jika kami ditanya apakah kami koperasi ataukah bank, kami akan menjawab bahwa itu hampir sama," tambahnya.
Kegiatan ilegal ini akhirnya ditemukan ketika seorang pengusaha yang tidak mendapatkan bunga yang dijanjikan pihak bank. Ia mengajukan kasus itu pada polisi tahun 2014 yang memicu penyelidikan lebih dalam dan berujung pada penangkapan keduanya.
[mel]
BERITA TERKAIT: