
Pemerintah ibukota China mengeluarkan peringatan merah soal kabut asap untuk hari kedua (Rabu, 4/1).
Peringatan itu diikuti dengan langkah-langkah keamanan seperti penutupan jalan di sekitar kota yang dianggap sangat tercemar.
Biro cuaca China memperingatkan visibilitas kurang dari 50 meter di beberapa tempat, menyebabkan banyak bandara penerbangan dibatalkan demi alasan keamanan.
Bahkan ada kasus di mana lebih dari 2.000 wisatawan terdampar di sebuah kapal pesiar selama dua hari dekat pelabuhan Tianjin karena kabut asap yang buruk.
Peringatan soal kabut asap belakangan memang merupakan hal umum terjadi di China, terutama selama musim dingin ketika permintaan energi, banyak yang dipenuhi oleh batu bara, menjulang.
Tahun ini China masuk pada tahun ketiga dari perang polusi yang bertujuan untuk membalikkan kerusakan yang dilakukan ke langit nya, tanah dan air setelah dekade pertumbuhan ekonomi lepas. Tapi langkah-langkah yang diambil sejauh ini memiliki sedikit atau tidak berpengaruh.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: