Gambar itu kemudian dipublikasikan pertama kali di Facebook pada hari Natal kemarin. Dengan cepat, gambar menyebar secara viral.
Tindakan ini dilihat sebagai penghinaan terhadap Raja Narondom Sihamori yang merupakan simbol negara.
Raja Narondom resmi dinobatkan sebagai raja pada tahun 2004. Ia dihormati oleh masyarakat Kamboja.
Di Kamboja sendiri tidak ada aturan lese majeste seperti di Thailand yang bertujuan untuk melarang setiap kritik. Namun konstitusi negara mengatakan bahwa Raja tidak boleh diganggu dan tidak dapat diperlakukan dengan tidak hormat.
"Kami telah mendapat perintah untuk menangkap mereka. Jika kita tidak mengambil tindakan terhadap mereka, akan ada lebih banyak orang yang akan mengikuti tindakan mereka," kata Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Kamboja seperti dimuat
BBC.
Ia menegaskan bahwa Raja mewakili seluruh bangsa.
"Dan mereka yang menghina raja sama seperti mereka menghina seluruh bangsa," tegasnya.
Dua tersangka diyakini ditangkap di Kamboja, sedangkan satu lainnya ditangkap di Thailand. Belum jelas apa hukuman yang akan dijeratkan kepda ketiganya.
[mel]
BERITA TERKAIT: