Suriah Berlakukan Gencatan Senjata, Rusia Dan Turki Jadi Penjamin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 30 Desember 2016, 14:10 WIB
Suriah Berlakukan Gencatan Senjata, Rusia Dan Turki Jadi Penjamin
Presiden Rusia Vladimir Putin/The Guardian
Kecil Besar
rmol news logo Gencatan senjata mulai berlaku di Suriah setelah rezim Bashar Al-Assad dan oposisi menyetujui kesepakatan nasional yang ditengahi oleh Turki dan Rusia.

Gencatan senjata yang dibuat di tengah situasi yang rapuh itu diharapkan dapat menjadi titik balik utama dan membawa Suriah pada pembicraan damai untuk mengakhiri konflik enam tahun di negara tersebut.

Kesepakatan tersebut mulai berlaku tengah malam tadi.

Sempat ada laporan soal sedikit bentrokan selama lebih dari dua jam pasca kesepakatan dibuat.

Ini adalah kesepakatan gencatan senjata ketiga tahun ini.

"Kami mempertimbangkan gencatan senjata merupakan langkah penting untuk menyelesaikan konflik Suriah," kata Ibrahim Kalin, juru bicara Presiden Turki.

"Seiring dengan Federasi Rusia, kami mendukung pengaturan ini sebagai penjamin," tambahnya. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA