
Pemerintah dan kelompok pemberontak Suriah telah menyetujui gencatan senjata untuk memulai pembicaraan damai.
Hal itu diumumkan oleh Presiden Rusia Vladmir Putin hari ini (Kamis, 29/12).
Gencatan senjata akan mulai berlaku tengah malam nanti, atau pukul 00.00 tanggal 30 Desember waktu setempat.
Gencatan senjata tidak berlaku untuk dua kelompok jihad utama di Suriah yakni Jabhat Fateh al-Sham dan ISIS.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu sebelumnya mengatakan bahwa Turki dan Rusia akan bertindak sebagai penjamin dalam gencatan senjata itu.
Awal bulan ini diketahui bahwa Turki dan Rusia merundingkan gencatan senjata di Aleppo Suriah yang telah berjuang melawan konflik sipil sejak lima tahun terakhir.
Sebelumnya, insiatif gencatan senjata yang ditengahi PBB dan Amerika Serikat telah gagal dilakukan di Suriah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: