
Pilot dan Regulator Bolivia adalah pihak yang harus disalahkan atas kecelakaan pesawat yang membawa tim Chapecoense Brasil di Medellin Kolombia.
Menurut keterangan otoritas penerbangan Kolombia, pesawat yang dioperasikan oleh perusahaan sewaan yang berbasis di Bolovia Lamia, jatuh di lereng bukit berhutan dekat Medellin karena pilot gagal mengisi bahan bakar dalam perjalanan dan tidak melaporkan kegagalan mesin yang disebabkan oleh kurangnya bahan bakar.
"Tidak ada faktor teknis adalah bagian dari kecelakaan itu. Segala sesuatu kesalahan manusia yang terlibat, ditambahkan dengan faktor manajemen dalam administrasi perusahaan dan manajemen serta organisasi dari perencana penerbangan oleh pihak berwenang di Bolivia," kata Sekretaris Kolombia untuk Keselamatan Udara Kolonel Freddy Bonilla.
Pesawat itu diketahui mengangkut tim Chapecoense untuk pertandingan final Copa Sudamericana di Kolombia. Seluruh penumpang tewas.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: