Ini adalah Natal pertama yang mereka rayakan dengan pohon Natal raksasa dan bukan dengan suara rudan dan bombardir peluru sejak lima tahun terakhir.
Natal tahun ini membawa harapan baru bagi warga Aleppo, karena dirayakan tak lama setelah pasukan pemerintah merebut kembali wilayah yang diduduki pemberontak.
Jatuhnya Aleppo bagian timur yang lama dikuasi pemberontak adalah kemenangan terbesar setelah perang saudara hampir enam tahun terjadi Suriah,
Pada misa malam Natal, Imam Gereja Katedral St. Elias di Old City berdoa dengan dihadiri puluhan jamaah.
"Suasana meriah besar. Ini adalah kelahiran baru Yesus Kristus dan kelahiran baru untuk kota Aleppo," kata Imam George Bakhash.
Banyak warga Kristen Suriah mendukung pemerintah dalam perang sipil di Suriah karena melihat Assad sebagai pelindung minoritas.
Peringatan Natal di pohon natal raksasa di tengah Old City juga banyak dihadiri warga muslim yang ingin ikut menikmati kedamaian Natal pasca perang.
[mel]
BERITA TERKAIT: