
Penyanyi Amerika Serikat James Taylor membatalkan konse yang semula direncanakan akan digelar di Filipina.
Pemenang Grammy Award itu menyebut bahwa pembatalan itu merupakan bentuk sikap politiknya untuk menentang sikap Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk perang melawan narkoba dengan melakukan pembunuhan di luar hukum.
"Saya tidak berpikir musik saya sebagai sangat politis tapi kadang-kadang terpanggil untuk membuat sikap politik," katanya dalam pernyataannya di akun Facebook resminya,
"Untuk sebuah negara berdaulat, untuk menutut dan menghukum di bawah aturan hukum mereka yang bertanggungjawab untuk perdagngan ilegal narkoba, tentu saja, dimengerti, Tetapi laporan baru-baru ini dari Filipina menjadi sangat mengkhawatirkan dan tidak dapat diterima untuk siapapun yang mencintai aturan hukum," tegasnya,
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: