Dewan Keamanan PBB Gelar Voting Soal Pengutusan Pengamat Khusus Di Aleppo

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 18 Desember 2016, 16:55 WIB
Dewan Keamanan PBB Gelar Voting Soal Pengutusan Pengamat Khusus Di Aleppo
Ilustrasi/BBC
Kecil Besar
rmol news logo Dewan Keamanan PBB menggelar pemungutan suara pada hari ini (Minggu, 18/12) untuk memutuskan apakah akan mengirim pengamat khusus ke Aleppo atau tidak.

Perancis mengusulkan bahwa perlu ada penugasan khusu untuk memantau upaya evakuasi warga sipil di kota Aleppo.

Perancis mengedarkan teks draft itu pada hari Jumat kemarin (17/12) karena menilai bahwa krisis kemanusiaan semakin memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Tercatat setidaknya ada 6.000 orang yang meninggalkan Aleppo di bawah gencatan senjata yang rapuh pada Kamis (16/12).

Di dalam draft resolusi itu sendiri, Perancis meminta Sekjen PBB Ban Ki Moon untuk memindahkan staf kemanusiaan PBB yang sudah berada di Suriah untuk melaksanakan pemantauan yang memadai, netral dan untuk melaporkan evakuasi dari bagian terkepung di Aleppo serta peningkatan perlindungan warga sipil.

Sekjen PBB sendiri akan melaporkan kepada Dewan dalam waktu lima hari ke depan soal apakah pemerintah Suriah telah memberikan akses untuk masuknya pengamat atau tidak.

Selain itu, resolusi tersebut menuntut perlindungan dari semua dokter, rumah sakit dan ambulans. Hal itu dikarenakan baru-baru ini ada laporan soal pengerusakan fasilitas medis di Aleppo. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA