Setidaknya hal itu yang terlihat dari bukti fotografi hasil citra satelit yang dirilis oleh kelompok think tank Amerika Serikat, Asia Maritime Transparency Initiative (AMTI) pekan ini.
Dalam gambar tersebut, terlihat konstruksi bangunan yang berbentuk persegi enam. Mereka menduga bahwa bangunan-bangunan itu merupakan pertahanan militer China.
Pasalnya, tapak terlihat ada sejumlah senjata anti-pesawat dan sistem pertahanan rudal di tujuh pulau di kawasan perairan itu.
Selain itu juga diduga ada senjata yang dikenal dengan sebutan Close-in Weapons System (CIWS).
CIWS sendiri adalah platform pertahanan yang digunakan untuk mendeteksi dan menembak jatuh rudal-rudal pesawat.
"Senjata dan kemungkinan CIWS ini menujukan bahwa Beijing serius tentang pertahanan pulau buatan di kasus kontingensi bersenjata di Laut China Selatan, kata AMTI dalam sebuah pernyataan.
"Antara lain mereka akan menjadi baris terakhir pertahanan terhadap rudal jelajah yang diluncurkan oleh Amerika Serikat atau pihak lainnya," sambung pernyataan tersebut.
China sendiri belum mengomentari tuduhan tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: