Seperti keterangan yang diterima redaksi, bagi warga Korea Utara, Kim Jong Il tetap hidup di hati mereka masing-masing. Kim Jong Il dikenang sebagai sosok yang mengembangkan gagasan Juche dan Songun. Gagasan itu dibangun oleh sang ayah, Kim il Sung yang juga merupakan pendiri Korea Utara.
Ia merumuskan ide Juche mejadi sebuah sistem yang tidak terpisahkan dari ideologi yang tetap membimbing Korea Utara pada independensi.
Sementara gagasan Songun didasarkan untuk memajukan rasa percaya diri masyarakat Korea Utara di tengah tekanan dari pasukan imprealis Amerika Serikat yang gencar melakukan manuver agresif mereka.
Gagasan politik Songun sendiri dinilai memberikan jaminan pasti bagi tujuan dan masa depan sosialis Korea Utara.
Bagi masyarakat Korea Utara, kedua gagasan tersebut memberikan solusi bagi masalah-masalah teoritis dan praktis yang timbul dalam semua kehidupan sosial, termasuk pembangunan kekuatan partai, negara, manajemen ekonomi, kegiatan kerja organisasi masyarakat, ekonomi politik, hukum, sejarah, linguistik, industri, pertanian, pendidikan, kesehatan masyarakat, olahraga, konstruksi, seni dan sastra.
Secara khusus, bagi Korea Utara, gagasan-gagasan tersebut membangun kekuatan sosialis berfungsi sebagai banner kekal menjamin masa depan yang cerah untuk kemakmuran nasional dan memimpin orang-orang ke jalan sosialisme.
[mel]
BERITA TERKAIT: