Hal itu dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan korupsi besar yang terjadi di negara tersebut.
Sederet bos konglomerat perusahaan ternama seperti Samsung, Hyundai Motor dan sejumlah pemimpin perusahaan lainnya yang mengendalikan pendapatan setara lebih dari setengah perekonomian negara ditanyai soal apakah mereka ditekan oleh Park atau teman dan pembantunya untuk memberikan uang kepada yayasan non-profit, yang didukung inisiatif yang diajukan oleh Park dengan imbalan bantuan politik.
Park sendiri saat ini tengah menghadapi proses impeachment di tengah gelombang protes besar-besaran di kalangan masyarakat Korea Selatan.
Para eksekutif tersebut diinterogasi oleh sebuah komite lintas partai dari anggota parlemen. Panel tersebut tidak memiliki kuasa untuk menghukum, namun ketuanya mengatakan bahwa sidang akan menjadi tempat untuk meminta maaf.
Konglomerat-konglomerat tersebut diketahui telah memberi sumbangan untuk yayan non-profit yang dioperasikan oleh Choi Soon-sil, orang kepercayaan Presiden Park.
Choi sendiri telah didakwa dengan upaya pemaksaan dan penipuan. Jaksa menuduh bahwa para pelaku bisnis telah memberikan pertukaran dana dengan bentuk bantuan politik.
Jaksa juga menuduu bahwa Park memiliki peran cukup signifikan dalam skandal ini. Park sendiri membantah hal tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: