China Tekan Jumlah Tentara Dan Tingkatkan Teknologi Militer

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 03 Desember 2016, 21:29 WIB
China Tekan Jumlah Tentara Dan Tingkatkan Teknologi Militer
Xi Jinping/Reuters
Kecil Besar
rmol news logo Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa angkatan bersenjata China harus bisa lebih kecil namun dengan kemampuan yang mumpuni.

"Militer tidak harus berpegang pada cara-cara lama," kata Xi akhir pekan ini dalam momen reformasi militer.

"Jika tidak, maka angkatan bersenjata yang kuat akan menjadi usang, atau bahkan runtuh karena satu pukulan," tambahnya.

Ia menekankan bahwa jika reformasi di ranah militer China berhasil dilakukan maka bisa jadi akan memperngaruhi kemampuan militer China untuk berperang.

Namun demikian Xi menyebut bahwa militer China akan lebih fokus pada teknologi dan kekuatan daripada jumlah militer.

Diketahui bahwa Xi mengumumkan pada September lalu bahwa ia akan memangkas sekitar 13 persen dari militer dari jumlah pasukan militer atau sekitar 300 ribu dari 2,3 juta kekuatan militer China saat ini.

Langkah pemangkasan jumlah militer ini dilakukan di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pertumbuhan ekonomi yang melambat dan kepemimpinan yang bergulat dengan reformasi ekonomi. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA