Tiga partai oposisi Korea Selatan dengan total 165 kursi di Parlemen dari total 300 kursi masih membutuhkan beberapa anggota dari Partai pemerintah, Saenuri untuk bisa membawa suara dua pertiga dari mayoritas untuk bisa meluluskan pemakzulan.
Namun demikian Partai Saenuri sendiri belum memutuskan apakah akan mendukung langkah tersebut atau tidak.
Presiden Park Geun Hye diketahui terjerat skandal campur tangan pihak luar dalam pengambilan keputusannya sebagai Presiden.
Gelombang protes pun bermunculan beberapa pekan terakhir yang mendesak agar Park mundur dari jabatannya.
Park sendiri sudah meminta maaf kepada publik sebanyak dua kali. Namun hal itu tidak juga mampu meredam protes massa.
Awal pekan ini ia datang ke Parlemen Korea Selatan untuk meminta parlemen memutukan bagaimana dan kapan ia bisa mundur dengan cara terbaik.
Jika pada akhirnya Park mundur dari jabatannya, baik dipaksa mundur ataupun mundur secara sukarela, maka ia akan menjadi Presiden Korea Selatan pertama yang tidak memenuhi jabatannya penuh.
[mel]
BERITA TERKAIT: