
Kelompok HAM internasional, Amnesty Internasional menyoroti penggunaan pekerja anak untuk memproduksi minyak sawit. Sejumlah perusahaan ternama pun disebut-sebut terkait.
Laporan Amnesty seperty dimuat
BBC (Kamis, 30/11) memuat bahwa anak-anak di bawah umur, dan yang termuda berusia sekitar delapan tahun bekerja di perkebunan kelapa sawit.
Penelitu Amnesty menyelidiki kondisi kerja di perkebunan di Kalimantan dan Sumatera.
Ditemukan bahwa minyak sawit yang diproduksi di perkebunan milik perusahaan-perusahaan besar telah dijual ke produsen yang memproduksi barang-barang mulai dari pasta gigi dan kosmetik hingga es krim.
Dalam rincian laporan disebutkan bahwa anak-anak berusia antara delapan hingga 14 tahun melaksanakan pekerjaan fisik di perkebunan di Kalimantan dan Sumatera tanpa peralatan keselamatan di daerah yang terkena pestisida.
Sejumlah anak putus sekolah bekerja bersama dengan orang tua mereka, sementara yang lain ada juga yang hanya bekerja di sore hari seusai sekolah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: