Kalah Di Timur Aleppo Tak Berarti Oposisi Berhenti Lawan Rezim Assad

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 29 November 2016, 13:42 WIB
Kalah Di Timur Aleppo Tak Berarti Oposisi Berhenti Lawan Rezim Assad
Bendera Suriah/Net
Kecil Besar
rmol news logo Kekalahan kelompok oposisi di timur Aleppo beberapa waktu terakhir tidak berarti bahwa mereka akan menghentikan perjuangan melawan rezim pemerintahan Bashar Al Assad.

Begitu kata negosiator senior oposisi Suriah George Sabra added. Ia menekankan bahwa upaya pengambil alihan lahan di utara Aleppo oleh pasukan pemerintah dan pendukungnya justru semakin mempersulit upaya damai di Suriah.

"Aleppo merupakan tempat yang penting untuk revolusi, tapi itu bukanlah tempat terakhir," tegas Sabra.

"Saat ini, kami memiliki begitu banyak tempat di bawah kuasa Tentara Pembebasan Suriah," tambahnya.

Sabra memperingatkan bahwa kampanye militer yang dilancarkan oleh pemerintah Suriah dan sekutunya malah bisa membunuh bagian dari proses politik".

"Tidak ada yang bisa memikirkan solusi damai dalam keadaan ini," tambahnya.

Diketahui bahwa pasukan Suriah telah menyita lebih dari sepertiga dari wilayah yang dikuasai pemberontak di kota.

Ribuan warga sipil telah melarikan diri kabupaten terkepung dari Aleppo setelah pertempuran sengit selama akhir pekan. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA