Pria 62 tahun itu mendapat dukungan di hari-hari terakhir sebelum pemilihan dan mngalahkan pesaingnya, Alain Juppe, Walikota Bordeaux.
Dari total 95 persen suara yang sudah dihitung dalam pemilihan di internal Partai Republik Perancis akhir pekan kemarin, Fillon berhasil mengantongi 66,5 persen suara sedangkan Juppe 33,2 persen suara.
Dalam pidato kemenangannya, Fillon mengatakan presiden Sosialis Francois Hollande telah menjalankan perannya secara menyedihkan. Ia menyebut bahwa warga Perancis membutuhkan tindakan dan harus dirombak.
Fillon menyebut bahwa kemenangannya dalam pemilihan di Partai Republik menunjukkan bahwa orang-orang memilihnya karena ia membela identitas nasional Perancis dan mewakili nilai-nilai Perancis.
"Saya akan mempertahankan nilai-nilai mereka dan kami akan berbagi dengan semua orang yang, dengan perbedaan mereka, mencintai Prancis," tegasnya.
Pemilu Perancis tahun depan akan menjadi sorotan, karena walau bagaimanapun akan menentukan soal arah kebijakan Perancis di masa depan, terutama setelah Amerika Serikat dipimpin oleh Donald Trump.
[mel]
BERITA TERKAIT: