Meksiko Bersiap Dengan Skenario Deportasi Massal Warga Dari AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 16 November 2016, 18:10 WIB
Meksiko Bersiap Dengan Skenario Deportasi Massal Warga Dari AS
Presiden Meksiko/BBC
Kecil Besar
rmol news logo Pemerintah Meksiko bekerja pada sebuah rencana untuk menghadapi kemungkinan melakukan deportasi massal warga negaranya yang menyelundup ke Amerika Serikat.

Deportasi massal merupakan skenario yang mungkin terjadi bila Donald Trump resmi menduduki jabatannya di Gedung Putih sebagai Presiden Januari mendatang.

Juru bicara presiden Meksiko Eduardo Sanchez pekan ini menyebut bahwa Presiden Meksiko Enrique Peña Nieto dan Trump akan membahas deportasi sebagai bagian dari agenda penting dalam pertemuan keduanta.

"Kami akan melihat berapa banyak dari mereka yang deportasi, biasanya dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat ke negara-negara di mana imigran gelap berasal, apakah untuk Meksiko," katanya.

"Tentu saja ini dan hal-hal lain akan menjadi bagian dari agenda yang dibawa Meksiko ke meja selama pertemuan bilateral yang akan berlangsung dengan pemerintah terpilih Presiden Donald Trump," sambungnya.

Diketahui bahwa selama masa kampanye, Trump kencang menyuarakan rencana kebijakan untuk mengusir migran tak bersurat dan membuat tembok di perbatasan dengan Meksiko untuk menghalau datangnya migran latino. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA