Obama: Ada Ketakutan Di Warga AS Pasca Trump Terpilih

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 16 November 2016, 16:55 WIB
Obama: Ada Ketakutan Di Warga AS Pasca Trump Terpilih
Obama/CNN
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Amerika Serikat Barack Obama memperingatkan bahwa ada nasionalisme mentah yang dibangun dari kemenangan Donald Trump dalam pemilu kemarin.

Ketika berada di Athena saat melakukan kunjungan dinas terakhirnya di Eropa, Obama mengatakan bahwa dirinya melihat kemarahan dan ketakutan pada warga Amerika Serikat pasca terpilihnya Trump.

"Ini mulai tampak berbeda dan membingungkan. Dan tidak ada keraguan bahwa telah menghasilkan gerakan populis, baik dari kiri dan kanan," kata Obama.

"Hal itu terbungkus dalam isu-isu identitas etnis atau identitas agama atau identitas budaya. Dan itu bisa menjadi campurang kekerasan," sambungnya.

Karena itulah Obama memperingatkan bahwa warga Amerika Serikat harus waspada terhadap tren tersebut yang mungkin terjadi selama kepemimpinan Trump.

"Kami akan harus waspada terhadap kenaikan semacam nasionalisme mentah atau identitas etnis atau kesukuan yang dibangun di sekitar kita dan mereka," katanya.

"Dan saya tidak akan pernah meminta maaf karena mengatakan bahwa masa depan umat manusia dan masa depan dunia akan ditentukan oleh apa yang kita miliki bersama sebagai lawan dan hal-hal yang memisahkan kita dan akhirnya membawa kita ke dalam konflik," tegasnya. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA