Serangan diketahui dilakukan oleh tiga orang pria bersenjata dari kelompok militan Taliban, Mereka mengenakan rompi bom bunuh diri dan meledakkan diri di dalam akademi saat sekitar 700 calon polisi Pakistan tengah tidur Senin malam (24/10).
"Saya melihat tiga orang di kamuflase yang wajahnya tersembunyi membawa Kalashnikov," kata seorang saksi mata.
"Mereka mulai menembak dan masuk ke asrama, namun saya berhasil melarikan diri," tambahnya.
Serangan di Quetta, dimulai sekitar 23:10 waktu setempat dengan tembakan membabi buta yang berakhir dengan aksi bom bunuh diri.
Menteru Dalam Negeri Provinsi Balochistan Sarfaraz Bugti memastikan ada tiga orang penyerang dalam kejadian tersebut.
"Mereka pertama menargetkan penjaga di menara penjaga, setelah terjadi adu tembak, mereka membunuhnya dan memasuki pekerangan akademi," ujarnya.
Mulanya, ada 44 orang tewas di lokasi dan 118 lainnya terluka. Namun per Selasa pagi, jumlah korban tewas mencapai hingga 58 orang.
Serangan sendiri terjadi sekitar tiga jam sebelum akhirnya kondisi bisa dikendalikan.
[mel]
BERITA TERKAIT: