
Amerika Serikat memastikan bahwa kelompok militan ISIS di Irak telah menggunakan senjata kimia.
Menurut keterangan dari Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Marinir Joseph Dunfors, sebuah roket yang diluncurkan ISIS di dekat pangkalan milier AS di Irak awal pekan ini berisi bahan kimia beracun mustard.
Ia memastikan bahwa kemampuan ISIS terkait senjata kimia itu belum sempurna. Namun demikian, pengembangan senjata kimia oleh ISIS itu mengkhawatirkan.
Gen Dunford mengatakan kepada Komiter Bersenjata di Senat Amerika Serikat bahwa roket telah mengandung zat blister sulfur-mustard.
Ia menjelaskan bahwa agen mustard dalam jumlah yang cukup dapat melukai atau membunuh dengan cara merusak kulit, mata dan saluran udara.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: