Dalam sebuah wawancara dengan
Reuters, Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico mengatakan bahwa anggota V4, yakni Hungaria, Polandia, Republik Ceko dan Slovakia akan melakukan kompromi terkait negosiasi pasca Brexit, atau hengkangnya Inggris dari Uni Eropa.
Fico mengatakan bahwa ia dan pemimpin negara-negara Eropa Tengah lainnya yang warga negaranya banyak menjadi imigran Uni Eropa di Inggris tidak akan membiarkan warga negaranya menjadi warga kelas dua di Inggris.
"V4 tidak ada kompromi, kecuali kita merasa ada jaminan bahwa warga-warga kita setara, kita akan memveto kesepakatan apapun antara Uni Eropa dan Inggris," tegasnya.
Sedangkan duta besar Slovakia bagi Inggris menyebut bahwa pernyataan tersebut bukan pernyataan resmi negara-negara Visegrad terkait dengan negosiasi Brexit.
Namun demikian, ia menghormati opini Fico yang juga merupakan presiden Visegrad.
Menanggapi hal tersebut, Inggris tidak segera menyatakan sikap.
"Kami tidak akan memberikan komentar tentang negosiasi ini," kata juru bicara pemerintah Inggris.
"Pendekatan itu tidak akan membantu kami mendapatkan kesepakatan terbaik untuk Inggris," sambungnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: