
Serikat pekerja kereta api di wilayah tenggara Inggris melakukan aksi mogok kerja sejak awal pekan ini. Aksi tersebut dilakukan selama lima hari ke depan.
Aksi tersebut dilakukan untuk memprotes rencana menurunkan peran konduktor pada kereta milik operator Southern. Operator kereta itu rencanyanya akan menjalankan 60 persen pelayanan.
Akibat aksi mogok tersebut, seluruh jaringan kereta tidak bisa dijalankan, termasuk kereta komuter ke London.
Saat ini, seluruh kereta yang dioperasikan oleh Southern memerlukan dua anggota staf untuk mengoperasikan kereta, yakni masinis dan konduktor yang memeriksa pintu telah ditutup dengan benar di setiap stasiun.
Dengan munculnya pintu otomatis yang dikendalikan oleh pengemudi, Southern mengatakan konduktor tidak lagi penting.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: