
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani sebuah dekrit yang isinya tentang penggabungan Krimea menjadi sebuah distrik baru di Rusia.
Diketahui bahwa Krimea merupakan wilayah yang memilih untuk melepaskan diri dari Ukraina dalam sebuah referendum dua tahun lalu dan memilih bergabung dengan Rusia.
"Reorganisasi Distrik Federal Selatan dan Distrik Federal Krimea ke Distrik Federal Selatan," begitu isi dekrit sebagaimana dimuat
Press TV (Jumat, 29/7).
Selain itu, dalam dekrit yang sama, Putin juga menunjuk Vladimir Vasilyavich Ustinov sebagai komisaris presiden di Distrik Federal Selatan.
Dekrit tersebut mengundang reaksi dari Ukraina. Duta Ukraina di PBB Volodymyr Yelchenko menolak dekrit tersebut dan menyebutnya keputusan yang tidak sah. Ia meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan pernyataan dalam menanggapi keputusan tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: