"Kami menyelamatkan 13 orang. Sedangkan teroris ini, enam dari mereka tewas di tempat, mereka tewas di sana," kata Hasina dalam konferensi persnya, Sabtu (2/7).
Hasina juga mengatakan salah satu teroris berhasil ditangkap hidup-hidup.
Soal jumlah sandera yang dibebaskan ini sempat simpang siur setelah Brigjen. Mujibur Rahman yang mengawasi operasi pasukan pembebasan sandera menyebut ada 14 sandera yang diselamatkan.
Al Jazeera menyebutkan, di antara mereka yang diselamatkan termasuk dua warga Sri Lanka dan seorang warga Jepang yang terluka.
Pejabat militer lainnya, Letnan Kolonel Tuhin Mohammad Masud, kepada
Associated Press, mengatakan, ada korban luka di antara para sandera yang dibebaskan.
Pemerintah Jepang, yang warganya ada di antara para sander, menyatakan salah satu warganya telah diselamatkan, namun ada tujuh orang lain yang masih belum ditemukan.
Meski kelompok Islamic State atau ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan teror itu, tapi beberapa pejabat keamanan Bangladesh meragukan klaim itu. Keraguan serupa diutarakan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.
[ald]
BERITA TERKAIT: