Terkena Imbas Brexit, Pound Sterling Sempat Merosot Tajam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 24 Juni 2016, 09:33 WIB
Terkena Imbas <i>Brexit</i>, Pound Sterling Sempat Merosot Tajam
poundsterling/net
Kecil Besar
rmol news logo Mata uang Inggris, pound sterling terkena imbas dari referendum Brexit menyusul munculnya hasil perhitungan suara sementara.

Nilai tukar pound sterling sempat menguat sebelum ada perhitungan suara sementara. Pound sterling bahkan sempat naik dan berada di level teringgi tahun ini, yakni $1.50.

Hal itu terjadi setelah Ketua Partai Kemerdekaan Inggris yang juga vokal mendukung hengkangnya Inggris dari Uni Eropa, Nigel Farage menyebut bahwa banyak pemilih yang cenderung mendukung Inggris bertahan di Uni Eropa.

Namun pound sterling seketika merosot tajam setelah ada perhitungan suara sementara di wilayah Sunderland di mana terjadi gelombang besar pemilih "leave" atau yang mendukung Inggris hengkang dari Uni Eropa. Pound sterling merosot ke angka $1.43, namun kemudian kembali stabil di angka $1.45.

Akan tetapi, tak lama setelah itu, pound sterling kembali jatuh dan diperdagangkan di bawah $1.41.

"Pergerakan ini mengkhawatirkan dan membawa kembali kenangan yang cukup menyakitkan yang terjadi tahun 2008 lalu," kata kepala ekonom World First Jeremy Cook seperti dimuat BBC (Jumat, 24/6).

Diketahui bahwa jutaan warga Inggris menggunakan hak suaranya pada referendum Brexit, Kamis (23/6) untuk menentukan apakah Inggris akan tetap menjadi anggota Uni Eropa atau hengkang dari keanggotaan persatuan negara-negara Eropa itu. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA