Para pengunjuk rasa memarkirkan kendaraan mereka di Shea Boulevard,
sehingga menghalangi kedua jalur lalu lintas ke Fountain Hills, Arizona,
di mana Trump menggelar kampanye.
Aksi tersebut sempat membuat macet jalan selama beberapa saat sebelum akhirnya dilakukan pengamanan oleh polisi.
Kendati demikian, kampenye pun tetap dilanjutkan. Trump muncul bersama
dengan mantan Gubernur Arizona Jan Brewer dan Maricopa Sheriff Joe
Arpaio yang mendukung Trump dalam upayanya merebut kursi AS 1.
Dalam kampanyenya itu, Trump mengangkat sejumlah tema yang kerap
digaungkannya dalam kampanya-kampanye sebelumnya. Di antaranya adalah
tarif pada produk yang dibuat di Meksiko, kritik atas kebijakan luar
negeri Presiden Barack Obama, serta masalah imigran ilegal yang
merupakan masalah utama di Arizona.
"Begitu banyak kejahatan. Obat terlarang dituangkan di perbatasan. Kita
akan membangun dinding dan mengakhirinya," kata Trump seperti dimuat
CNN.
Pernyataan Trump itu berkenaan dengan rencananya membangun dinding
pembatas di wilayah perbatasan Amerika Serikat dengan Meksiko.
Ia kerap menyebut bahwa Meksiko mengirimkan imigran yang membawa obat terlarang serta pelaku kejahatan.
Itu adalah satu dari sederet rencana kebijakan kontroversial yang kerap dikampanyekan Trump.
[mel]
BERITA TERKAIT: