"Kunjungan Menteri Perdagangan Lembong ke Australia merupakan sukses luar biasa. Bersama dengan Menteri Perdagangan Australia Steven Ciobo, peta jalan telah ditetapkan bagi kedua negara kita," kata Dubes Grigson.
"Ekonomi kita semakin terkait dengan industri jasa. Australia dan Indonesia telah memiliki hubungan pariwisata dan pendidikan yang kuat yang dapat kita kembangkan," sambungnya.
Grigson pun menyebut mencontohkan bahwa penambahan Australia dalam daftar negara bebas visa merupakan hal yang tempat.
"Kami memperkirakan itu akan menambah sekitar Rp 3,4 triliun ke dalam ekonomi Indonesia," sambungnya seperti rilis yang diterima redaksi (Jumat, 18/3).
"Kita harus bertujuan untuk meningkatkan perdagangan, tetapi juga keterampilan dan transfer teknologi," tuturnya.
Diketahui bahwa selama kunjungan Wakil Perdana Menteri Australia dan Menteri Pertanian Barnaby Joyce serta Menteri Lembong mengumumkan paket Rp 80 milyar untuk mentransfer pengetahuan peternakan sapi Australia ke Indonesia. Dengan berbagi pengetahuan dan keahlian mereka, peternak Australia akan membantu Indonesia meningkatkan produktivitas serta meningkatkan peluang untuk memasok sapi indukan bernilai tinggi dan layanan terkait.
"Ada peluang untuk berbuat lebih banyak lagi dalam agribisnis secara bersama-sama," kata Grigson.
"Ada apresiasi yang berkembang di Asia untuk produk dan makanan impor berkualitas. Dengan bekerja sama dalam rantai pasokan regional dan global, Australia dan Indonesia dapat membantu memenuhi permintaan ini," tandasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: