Langkah itu dilakukan menyusul perintah Presiden Rusia Vladimir Putin sehari sebelumnya untuk menarik sebagian pasukannya dari Suriah.
Hal itu dilakukan karena Putin menilai bahwa intervensi militer selama enam bulan yang dilakukan Rusia di Suriah sebagian besar telah mencapai tujuannya.
Keputusan itu pun disampaikan secara langsung oleh Putin kepada Presiden Suriah Bashar Al-assad dalam sambungan telepon.
Dikabarkan
The Guardian, keputusan Putin tersebut diambil bertepatan dengan dimulainya pembicaraan damai di Jenewa terkait Suriah.
"Saya menganggap misi yang ditetapkan untuk Kementerian Pertahanan dan angkatan bersenjata secara keseluruhan telah dicapai," kata Putin dalam pertemuan di Kremlin.
"Karena itu saya memerintahkan Kementerian Pertahanan untuk memulai penarikan bagian utama dari kekuatan militer kami dari Suriah mulai besok (Selasa, 15/3)," sambungnya.
Rusia diketahui memulai kampanye serangan udara di Suriah September lalu untuk melawan kelompok militan ISIS serta kelompok pemberontak yang menganggu proses perdamaian di Suriah.
[mel]
BERITA TERKAIT: