
Kantor Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR) di Moskow resmi ditutup di tengah kekhawatiran tentang tindakan keras pemerintah pada debat publik di Rusia.
Hal itu dikonfirmasi oleh misi diplomatik Rusia di Jenewa akhir pekan ini.
Dikabarkan
ABC News, duta besar Rusia untuk PBB Alexey Borodavkin menjelaskan bahwa selama beroperasi di Rusia, OHCHR telah membantu menciptakan lembaga hak asasi manusia.
Ia menyebut bahwa tidak ada hal yang luar biasa atas penutupan OHCHR di Moscow.
OHCHR sendiri bertugas untuk membantu melindungi dan mempromosikan hak asasi manusia di seluruh dunia. Kantor pusatnya berada di Jenewa, namun OHCHR memiliki kantor di 40 negara lainnya.
OHCHR bekerja untuk memastikan penegakan norma-norma hak asasi manusia yang diakui secara universal, termasuk melalui promosi baik ratifikasi universal dan pelaksanaan perjanjian hak asasi manusia dan menghormati aturan hukum.
Menyusul kesepakatan antara OHCHR dan Pemerintah Federasi Rusia, kehadiran OHCHR didirikan di Moskow sejak Januari 2006 lalu untuk mengkonsolidasikan dan memperkuat kerjasama dengan mitra nasional.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: