Penggunaan Kontrasepsi Meningkat, Angin Segar Pertumbuhan Populasi Global

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 08 Maret 2016, 18:47 WIB
Penggunaan Kontrasepsi Meningkat, Angin Segar Pertumbuhan Populasi Global
ilustrasi/net
Kecil Besar
rmol news logo Jumlah wanita yang menggunakan alat kontrasepsi di negara-negara berkembang melonjak dalam beberapa tahun terakhir.

Hal tersebut diproyeksikan akan berimbas pada pertumbuhan populasi global di mana diperkirakan pertumbuhan polulasi akan merosot hingga 1 miliar selama kurun waktu 15 tahun ke depan.

Angka-angka terbaru yang dicatat PBB menunjukkan bahwa saat ini ada lebih banyak wanita yang menggunakan kontrasepsi. Pada tahun 2015 saja, diperkirakan ada 64 persen wanita yang telah menikah dengan usia antara 15 hingga 49 tahun menggunakan bentuk kontrasepsi modern.

Jumlah tersebut melonjak hampir dua kali lipat bila dibandingkan dengan tahun 1970an di mana penggunaan kontrasepsi wanita mencapai angka 36 persen.

Departemen PBB Urusan Ekonomi dan Sosial (UNDESA) memprediksi bahwa akan ada peningkatan penggunaan kontrasepsi di Afrika selama 15 tahun ke depan. Kata UNDESA, Afrika merupakan kawasan dengan tingkat permintaan kontrasepsi terbesar, namun hanya sedikit akses ke kontrasepsi modern.

"Bukti menunjukkan bahwa perempuan yang memiliki akses ke kontrasepsi dan memilih untuk menggunakannya sering mengakibatkan keluarga yang lebih kecil, prestasi pendidikan yang lebih tinggi, anak-anak sehat dan kekuatan ekonomi yang lebih besar serta pengaruh dalam rumah tangga dan masyarakat," kata Upadhyay seperti dimuat The Guardian.

Karena itulah ia mendukung semua aktor bekerjasama untuk menyediakan akses kontrasepsi bagi setiap perempuan di berbagai negara agar mereka memiliki pilihan untuk menentukan ukuran keluarga mereka. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA